top of page

ROMPI SUMBAR Serahkan Persoalan Krusial yang Menanti Solusi: Ujian Kepemimpinan Pasangan Calon Gubernur Sumbar

  • Writer: BROCA FK UNAND
    BROCA FK UNAND
  • Aug 29, 2024
  • 3 min read

Padang, 29 Agustus 2024 - Pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumatera Barat yang semakin dekat menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menentukan arah pembangunan daerah mereka. Di tengah berbagai janji kampanye dan visi-misi yang ditawarkan oleh para kandidat, ada beberapa masalah utama yang mendesak dan perlu segera mendapatkan perhatian. Masalah-masalah ini menjadi barometer bagi para calon pemimpin untuk menunjukkan kapasitas dan komitmen mereka dalam memimpin Sumatera Barat menuju masa depan yang lebih baik.


Oleh karena itu, Rembuk Orang Muda Pulihkan Sumatera Barat (ROMPI) menyerahkan hasil rembukan dan gagasan orang muda kepada Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah, S.P - Vasko Ruseimy, S.T dan H. Epyardi Asda, M.Mar. - H. Ekos Albar, S.E., M.M. pada saat mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat.


Foto penyerahan hasil rembukan dan gagasan orang muda oleh perwakilan ROMPI Sumbar kepada

H. Mahyeldi Ansharullah, S.P, Rabu (28/8/2024). Foto : ROMPI Sumbar


Foto penyerahan hasil rembukan dan gagasan orang muda oleh perwakilan ROMPI Sumbar kepada

H. Epyardi Asda, M.Mar. Kamis (29/8/2024). Foto : ROMPI Sumbar


Perwakilan ROMPI Sumbar, Irfan Fadhila menyatakan bahwa kegiatan pada hari ini akan menyerahkan semua hasil diskusi anak muda kepada paslon kepala daerah Sumatera Barat yang akan bertarung di pemilihan serentak nantinya. Harapannya dengan hasil diskusi ini dapat digunakan sebagai pedoman dalam membuat kebijakan-kebijakan di Sumatera Barat kelak. "Gagasan ini di berikan kepada calon, agar para calon mengetahui bahwa orang muda Sumatera Barat peduli dengan kondisi Sumbar saat ini, Kepedulian orang muda ini kami rembuk dan kami susun dalam satu gagasan yaitu piagam rembuk orang muda pulihkan Sumatra Barat, gagasan yang kami tuang dalam piagam ini harus menjadi acuan pemerintah dalam merumuskan suatu kebijakan Karena itu merupakan aspirasi dari masyarakat Sumbar, Semoga calon gubernur yang telah kami berikan gagasan ini benar membaca dan memahami gagasan yang telah kami buat. Visi misi dan kebijakan yang mana dilaksanakan semoga berpedoman kepada gagasan tersebut agar tercapainya Sumatra barat pulih." kata Irfan Fadhila.


Berikut adalah beberapa tantangan utama yang harus menjadi prioritas para Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat kelak:

  • Kesehatan di Sumatera Barat (termasuk kurangnya fasilitas dan tenaga kesehatan di daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) seperti Kabupaten Kepulauan Mentawai, kurangnya kesadaran akan kebersihan di tempat umum, serta tingginya Angka kematian Ibu dan Anak)

  • Lingkungan, Bencana Ekologis di Sumatera Barat (Termasuk Pencemaran dan overkapasitas Tempat Pembuangan Akhir, belum adanya Road-map konsep pertanian berkelanjutan dan berketahanan iklim)

  • Ekonomi, Pengangguran kemiskinan dan Ketenagakerjaan di Sumatera Barat (Termasuk tingginya angka pengangguran dan kurangnya lapangan pekerjaan berdasarkan data Badan Pusat Statistik)

  • Pendidikan di Sumatera Barat (Termasuk kualitas pendidikan yang tidak merata antara daerah perkotaan dan pedesaan terutama pada daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) seperti Kabupaten Kepulauan Mentawai)

  • Sosial Budaya di Sumatera Barat (Termasuk lunturnya nilai budaya lokal dan pengaruh teknologi yang berlebihan seperti Fear of Missing Out (FOMO))

  • Infrastuktur dan Tata Ruang (Termasuk kurangnya infrasturuktur di daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) seperti Kabupaten Kepulauan Mentawai, yang dimana ini dapat menghambat aksesibilitan dan mengurangi kualitas hidup masyarakat)

  • Informasi dan Hoaks (Termasuk penyebaran hoaks yang marak dan kurangnya literasi digital di masyarakat)

  • Kriminalitas dan Ketertiban (Termasuk parkir liar, peningkatan premanisme, dan ketidakpatuhan terhadap aturan yang ada)


Dalam menghadapi beberapa masalah utama ini, para calon gubernur dan wakil gubernur perlu menghadirkan solusi yang konkret dan berkelanjutan. Masyarakat berharap siapapun pemimpin yang terpilih tidak hanya memberikan janji, tetapi juga mampu membawa perubahan nyata bagi kesejahteraan daerah terkhususnya Sumatera Barat. Dengan begitu, pembangunan yang inklusif dan berkeadilan dapat terwujud, demi masa depan yang lebih cerah.


ROMPI SUMBAR merupakan suatu bentuk kegiatan yang berisi anak muda untuk mengemukakan gagasanya guna pemulihan Sumatra Barat kedepannya. Kegiatan ini diwadahi oleh KOMMA FP-UA dan WALHI SUMBAR yang mengundang 95 Lembaga-lembaga mahasiswa dan juga NGO yang beranggotakan anak muda. Sebab pada pilkada mendatang suara orang muda sangatlah penting, yang dimana 57% suara pemilih muda akan memainkan pengaruhnya dalam kemenangan kontestasi Pilkada Sumatra Barat.


Pemilihan ini bukan hanya tentang siapa yang akan memimpin, tetapi tentang siapa yang mampu memberikan perubahan nyata di tengah kompleksitas tantangan yang ada. Para pemilih diharapkan bijak dalam menentukan pilihannya, karena masa depan Sumatera Barat berada di tangan kita.

Comments


BROCA.png (1).jpg

UKM JURNALISTIK BROCA BEM KM FK UNAND

MENUJU INTELEKTUALITAS MASYARAKAT KAMPUS

  • alt.text.label.Instagram
  • Youtube
  • Spotify
bottom of page