Mahasiswa Universitas Andalas Temukan Harapan Baru: Ekstrak Kulit Pohon Andalas Berpotensi sebagai Obat Kanker Serviks
- BROCA FK UNAND
- Aug 25, 2024
- 2 min read
Updated: Feb 9, 2025
Padang, 25 Agustus 2024, Broca KM FK Unand – Sebuah inovasi menjanjikan lahir dari tangan-tangan kreatif mahasiswa Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Andalas. Mereka berhasil mengungkap potensi luar biasa dari ekstrak kulit pohon Andalas (Morus macroura Miq.) sebagai agen antineoplastik yang berpotensi menjadi terobosan dalam pengobatan kanker serviks, salah satu penyakit yang paling mematikan bagi wanita.
Penelitian ini, yang dipimpin oleh tim mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, berhasil menemukan sifat antikanker pada ekstrak kulit pohon Andalas. Dalam serangkaian uji laboratorium, ekstrak ini terbukti mampu menghambat pertumbuhan sel kanker serviks secara signifikan. Temuan ini memberikan secercah harapan dalam upaya mencari terapi yang lebih efektif dan alami untuk mengatasi kanker serviks.




Foto proses kegiatan penelitian ekstrak kulit Pohon Andalas yang berpotensi sebagai Obat Kanker Serviks.
Foto : Tim PKM Andalas Antineoplastik
Penelitian yang digawangi oleh lima mahasiswi ini tidak berhenti hanya pada identifikasi potensi ekstrak. Mereka menjalani proses penelitian yang komprehensif, mulai dari ekstraksi bahan aktif hingga pengujian toksisitas dan efek antikanker pada sel kanker serviks. Hasil awal sangat menjanjikan—ekstrak tidak hanya mampu menghambat pertumbuhan sel kanker, tetapi juga menunjukkan keamanan relatif terhadap sel normal.
Bimbingan dari dr. Aswiyanti Asri, Sp.PA, turut memberikan arah yang tepat bagi penelitian ini. Harapan mereka, penelitian ini akan menjadi batu loncatan dalam pengembangan obat antineoplastik berbasis bahan alami, menawarkan alternatif pengobatan yang lebih aman dan terjangkau bagi masyarakat luas.
Universitas Andalas, melalui penemuan ini, mengundang kolaborasi dari berbagai institusi dan industri farmasi untuk bersama-sama mengembangkan produk obat berbasis temuan ini. Keberhasilan penelitian ini tidak hanya akan menjadi kebanggaan Universitas Andalas, tetapi juga menandai era baru dalam penanganan kanker serviks, dengan potensi menyelamatkan banyak nyawa di masa depan.




Comments