top of page

Mahasiswa Unand Gelar Program Pengabdian Masyarakat untuk Edukasi Penyimpangan Seksual dan Narkolema di SMA Negeri 16 Padang

  • Writer: BROCA FK UNAND
    BROCA FK UNAND
  • Jun 9, 2024
  • 2 min read

Padang, 9 Juni 2024, Broca KM FK Unand - Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan pemahaman mengenai penyimpangan seksual dan narkolema di kalangan remaja, sekelompok mahasiswa dari Universitas Andalas menggelar program pengabdian masyarakat di SMA Negeri 16 Padang. Program yang dilaksanakan pada 5 Juni 2024, ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada siswa SMA mengenai bahaya penyimpangan seksual, narkolema serta cara mencegahnya.


Kegiatan ini diinisiasi oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Andalas sebagai bagian dari tugas akhir mereka dalam mata kuliah Kewarganegaraan. Program ini didukung penuh oleh pihak sekolah dan diikuti oleh lebih dari 27 siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler PIK-R.


Ketua tim Program pengabdian masyarakat, Fitrah Rofifah Hidayah, menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang bahayanya penyimpangan seksual dan narkolema yang sekarang marak terjadi. "Tujuan mengedukasi dan sosialisasi tentang penyimpangan seksual dan narkolema adalah untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman individu khususnya PIK-R SMA Negeri 16 Padang tentang risiko serta dampak negatifnya terhadap individu, hubungan sosial, kesehatan mental, dan keamanan." ujar Fitrah.


Program edukasi ini terdiri dari beberapa sesi, meliputi penyuluhan mengenai jenis-jenis penyimpangan seksual, dampak negatifnya terhadap kesehatan fisik dan mental, serta cara-cara pencegahan. Sesi ini juga membahas tentang pentingnya menjaga batasan dalam hubungan antar teman dan pasangan, serta memberikan informasi mengenai hak-hak perlindungan diri.


Salah satu pemateri, M. Fadil, menjelaskan bahwa penyimpangan seksual adalah perilaku yang menyimpang dari norma-norma sosial dan moral dan hukum yang berlaku, kemudian dapat juga menyebabkan dampak kesehatan yang sangat mengkhawatirkan. "Penyimpangan seksual merusak sosial dengan merusak kepercayaan dan hubungan antar individu. Selain itu, melanggar norma hukum bisa berakibat pada tindakan kriminal yang mempengaruhi keadilan dan ketertiban masyarakat. Secara kesehatan, penyimpangan seksual dapat menyebabkan trauma, penyebaran penyakit menular seksual, dan masalah kesejahteraan mental," jelas Fadil.


Foto bersama antara mahasiswa Universitas Andalas dan siswa SMAN 16 Padang pasca kegiatan Edukasi Penyimpangan Seksual dan Narkolema di SMAN 16 Padang, Rabu (5/6/2024). Foto : Muhammad Fadil


Para siswa juga diajak untuk terlibat dalam diskusi interaktif dan simulasi kasus untuk lebih memahami materi yang disampaikan. Mereka diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman serta pandangan mereka mengenai topik yang dibahas. 


Kegiatannya diakhiri oleh setiap anggota PIK-R SMA Negeri 16 Padang dapat mengetahui dan memahami bagaimana tata cara promotif, preventif, edukatif terhadap materi yang diberikan, sehingga mereka dapat menerapkannya dalam kehidupan mereka.


Dengan program ini, diharapkan para siswa SMA Negeri 16 Padang dapat lebih sadar akan bahaya penyimpangan seksual dan mampu menjaga diri serta teman-temannya dari perilaku yang berisiko. Mahasiswa Universitas Andalas berharap program ini dapat menjadi contoh bagi institusi pendidikan lainnya untuk melakukan edukasi serupa demi menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat bagi generasi muda.


Reporter : Aidil Rizal Yushan dan Muhammad Fadil

2 Comments


Aidil Rizal Yushan
Aidil Rizal Yushan
Jun 10, 2024

Kerenn

Like

fadil muhammad
fadil muhammad
Jun 09, 2024

kerenn!!


Like
BROCA.png (1).jpg

UKM JURNALISTIK BROCA BEM KM FK UNAND

MENUJU INTELEKTUALITAS MASYARAKAT KAMPUS

  • alt.text.label.Instagram
  • Youtube
  • Spotify
bottom of page