top of page

Komunitas Aruna Sukses Gelar Kegiatan “Jejak Mimpi” dalam Rangka Hari Anak Nasional 2025

  • Writer: BROCA FK UNAND
    BROCA FK UNAND
  • Jul 23, 2025
  • 3 min read

Updated: Jul 24, 2025

Padang, 29 Juni 2025 – Festival Hari Anak 2025: Ruang Bermain dan Belajar yang Penuh Warna


Dalam semangat memperingati Hari Anak Nasional, Komunitas Aruna bersama BROCA KM Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan sejumlah komunitas anak lainnya sukses menyelenggarakan Festival Hari Anak 2025. Bertempat di Kantor DPPPA Provinsi Sumatera Barat, Jalan Rasuna Said No. 74, Padang, acara ini menyatukan tawa, kreativitas, dan kepedulian dalam satu ruang yang inklusif dan penuh keceriaan.


Suasana meriah Festival Hari Anak dengan berbagai permainan dan aktivitas interaktif yang disambut hangat oleh peserta. Minggu, (29/6/2025). Foto: Arsip Redaksi BROCA BEM KM FK Unand.
Suasana meriah Festival Hari Anak dengan berbagai permainan dan aktivitas interaktif yang disambut hangat oleh peserta. Minggu, (29/6/2025). Foto: Arsip Redaksi BROCA BEM KM FK Unand.

Dimulai sejak pukul 08.00 WIB, ratusan anak datang dengan antusias. Dibuka dengan sambutan dari Ketua Pelaksana Asyifa Nor Khasanah dan Ketua Komunitas Aruna, Sarah Azizah K. D., S.Psi., suasana langsung terasa hangat dan akrab. Anak-anak kemudian diarahkan untuk menjelajahi lima pos utama yang masing-masing dirancang secara menyenangkan sekaligus mendidik.


Berikut lima pos seru yang menjadi daya tarik utama:

  1. Lempar Gelas – Melatih konsentrasi dan motorik sambil bermain seru bareng teman.

  2. BROCA Booth  Aktivitas edukatif seperti game Mystery Box, Kotak Suara, dan cek kesehatan mata ringan serta pojok buku yang disponsori Komunitas Tanah Ombak

  3. Playground Area – Wahana bermain bebas seperti perosotan hingga lompat tali  sehingga anak bebas bergerak, tertawa, dan menjalin interaksi sosial lewat permainan fisik.

  4. Aruna Booth – Wadah donasi dan tempat menemukan kutipan motivasi yang memberi semangat dan makna.

  5. Melukis & Ekspresi Seni – Tempat menuangkan imajinasi lewat warna dan bentuk tanpa batas.Uniknya, anak-anak bebas memilih pos yang mereka sukai tanpa harus mengikuti urutan tertentu. Ini memberi mereka rasa nyaman dan kendali, sekaligus membuka ruang untuk mengekspresikan diri sesuai minat. Di sisi lain, photobooth kreatif bertema dunia anak menjadi tempat favorit untuk mengabadikan momen. Dekorasi yang meriah, bingkai lucu, dan suasana penuh warna menjadikan area ini penuh gelak tawa dan senyum manis dari anak-anak, relawan, dan orang tua.


Momen edukatif di sudut baca Festival Hari Anak, panitia membacakan cerita untuk anak-anak dengan penuh semangat. Minggu, (29/6/2025). Foto: Arsip Redaksi BROCA BEM KM FK Unand.
Momen edukatif di sudut baca Festival Hari Anak, panitia membacakan cerita untuk anak-anak dengan penuh semangat. Minggu, (29/6/2025). Foto: Arsip Redaksi BROCA BEM KM FK Unand.

Dalam wawancaranya, Supervisor Komunitas Aruna, Raya, menjelaskan bahwa acara ini tumbuh dari keprihatinan terhadap anak-anak dalam kondisi rentan. Namun tahun ini, festival dibuka untuk semua anak sebagai simbol ajakan agar kita semua lebih peduli terhadap tumbuh kembang anak secara menyeluruh.


Sesi wawancara bersama panitia Festival Hari Anak dan komunitas aruna untuk mengenal lebih dalam tujuan dan kesan mereka terhadap kegiatan. Minggu, (29/6/2025). Foto: Arsip Redaksi BROCA BEM KM FK Unand.
Sesi wawancara bersama panitia Festival Hari Anak dan komunitas aruna untuk mengenal lebih dalam tujuan dan kesan mereka terhadap kegiatan. Minggu, (29/6/2025). Foto: Arsip Redaksi BROCA BEM KM FK Unand.

Asyifa, Ketua Pelaksana, mengakui bahwa persiapan acara hanya berlangsung sekitar satu setengah bulan. Tantangan terbesar adalah mencari lokasi yang ramah anak dan memastikan partisipasi. Namun kerja keras tim terbayar ketika melihat mata anak-anak berbinar dan semangat mereka tak pernah surut.


Sementara itu, Azizah, Co-founder sekaligus Ketua Aruna Vol. 3, berharap festival ini bukan sekadar kegiatan tahunan, melainkan menjadi bagian dari memori indah masa kecil mereka. “Kami ingin anak-anak pulang membawa lebih dari sekadar hadiah atau lukisan—tapi juga rasa percaya diri, harapan, dan pengalaman baru yang menyenangkan,” ujarnya.


Foto bersama panitia dan peserta Festival Hari Anak sebagai bentuk apresiasi dan penutup kegiatan yang penuh keceriaan. Minggu, (29/6/2025). Foto: Arsip Redaksi BROCA BEM KM FK Unand
Foto bersama panitia dan peserta Festival Hari Anak sebagai bentuk apresiasi dan penutup kegiatan yang penuh keceriaan. Minggu, (29/6/2025). Foto: Arsip Redaksi BROCA BEM KM FK Unand

Festival Hari Anak 2025 meninggalkan jejak nyata: anak-anak belajar mengenali tubuh dan emosi mereka, berani berbicara di depan orang lain, berinteraksi dengan lingkungan yang aman, serta menunjukkan potensi mereka yang luar biasa. Bahkan, dari hasil kegiatan ini, beberapa relawan dan komunitas lokal menyatakan minat untuk melanjutkan kegiatan serupa secara berkala di lingkup yang lebih luas.


Program Jejak Mimpi yang diusung Komunitas Aruna membuktikan bahwa dengan kolaborasi dan niat baik, bersama bisa menciptakan lingkungan yang tidak hanya menyenangkan bagi anak, tapi juga membangun fondasi kuat bagi masa depan mereka. Karena di balik tawa hari ini, ada masa depan yang sedang dipersiapkan—masa depan yang lebih cerah, inklusif, dan penuh harapan.


Reporter : Diah Cahya Kinanti

Comments


BROCA.png (1).jpg

UKM JURNALISTIK BROCA BEM KM FK UNAND

MENUJU INTELEKTUALITAS MASYARAKAT KAMPUS

  • alt.text.label.Instagram
  • Youtube
  • Spotify
bottom of page