top of page

Forum Mahasiswa Berbicara 2025: Program Makan Bergizi Gratis, Perspektif Para Ahli dan Masyarakat serta Harapan Baru Untuk Indonesia.

  • Writer: BROCA FK UNAND
    BROCA FK UNAND
  • Mar 13, 2025
  • 3 min read

Padang, 13 Maret 2025 - Departemen Kajian Strategis BEM KM FK UNAND melaksanakan acara Forum Mahasiswa Berbicara di Convention Hall Universitas Andalas pada tanggal 9 Maret 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh para ahli di berbagai bidang seperti Kesehatan dan gizi, ekonomi, kebijakan publik, pendidikan, lingkungan dan psikososial. Adapun pakar yang turut hadir yaitu Prof. Dr. dr. Masrul, M.Sc, Sp.GK (K) selaku pakar bidang kesehatan dan gizi, Andre Ola Vetric, S.E., M.M. pakar bidang kebijakan publik, Hadi Rahadian, S.E., M.Si. pakar bidang ekonomi, Dra. Yenni Putri, M.M. pakar bidang pendidikan, Risanita Fardian Farid, M.Psi., Psikolog pakar bidang psikososial dan Indah Suryani Azmi, S.H pakar bidang lingkungan.


Forum Mahasiswa Berbicara merupakan sebuah forum diskusi interaktif antara para ahli dan juga mahasiswa yang mengangkat isu isu strategis terkini yang diinisiasi oleh Departemen Kajian Strategis BEM KM FK UNAND. Kegiatan ini bertujuan untuk menyalurkan aspirasi dan pemikiran kritis mahasiswa dalam upaya menanggapi isu kesehatan yang juga terkait dengan keilmuan lain serta terbentuk suatu solusi berdasarkan kesepakatan bersama lintas bidang.


Isu yang diangkat tahun ini yaitu Program Makan Bergizi Gratis dari Pemerintah. Program ini merupakan upaya yang dilakukan pemerintah untuk menekan angka stunting di Indonesia yang beririsan dengan Perpres No 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting dengan sasaran ibu hamil, ibu menyusui dan balita. Namun, untuk saat ini target sasaran yang menjadi fokus pemerintah dari Program Makan Bergizi Gratis adalah anak anak sekolah dari jenjang SD hingga SMA. Dalam pelaksanaannya, masih banyak polemik dan perdebatan  terkait program MBG. Polemik yang muncul di masyarakat seperti pemangkasan anggaran karena adanya efisiensi biaya untuk merealisasikan program MBG yang memakan dana 71 Triliun dalam APBN 2025. Selain itu, masih banyak daerah yang belum terealisasi program MBG sehingga dapat menambah beban hutang pemerintah serta berpotensi korupsi. Potensi masalah yang muncul dari program ini yaitu terjadinya multiplier effect terhadap pertumbuhan ekonomi


Berdasarkan diskusi yang berjalan, diketahui bahwa terdapat beberapa tantangan pemerintah dalam melaksanakan program ini. Pakar bidang psikososial Risanita Fardian Farid, M.Psi., Psikolog menyatakan bahwa tantangan yang dialami pemerintah meliputi permasalahan kurang gizi dan kelebihan berat badan pada masyarakat serta anemia pada remaja. Selain itu, tata kelola program MBG  masih belum efisien dan efektif dengan adanya realokasi anggaran program yang menghambat program lainnya terlaksana. Menurut Prof. Dr. dr. Masrul, Sp.GK (K) bahwa pemerintah perlu memperhatikan pertimbangan gizi yang dibutuhkan oleh anak-anak yang lebih tinggi dibandingkan orang dewasa.


Pakar bidang kebijakan publik Andre Ola Vetric, S.E., M.M, bidang lingkungan Indah Suryani Azmi, S.H dan bidang ekonomi Hadi Rahadian, S.E., M.Si. menyatakan bahwa dalam pelaksanaannya, perlu adanya keseimbangan neraca pangan pokok agar tidak terjadi inflasi dan kecukupan ruang hidup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, perlu adanya data penerima bantuan agar sesuai dengan target sasaran yang diinginkan, perencanaan komposisi yang tepat untuk makanan yang disesuaikan dengan standar gizi. Selanjutnya, pakar bidang pendidikan Dra. Yenni Putri, M.M. memaparkan bahwa realisasi program MBG dapat membantu siswa memenuhi kebutuhan nutrien agar dapat belajar dengan fokus serta optimal. Program ini juga dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan dengan membiasakan pemberian makanan sehat serta meningkatkan kompetensi kognitif para siswa. 


Kumpulan Foto Kegiatan Forum Mahasiswa Berbicara (FMB), sebuah forum diskusi interaktif antara para ahli dan juga mahasiswa yang mengangkat isu isu strategis terkini yang diinisiasi oleh Departemen Kajian Strategis BEM KM FK UNAND. Minggu, (9/3/2025). Foto : Arsip Panitia FMB
Kumpulan Foto Kegiatan Forum Mahasiswa Berbicara (FMB), sebuah forum diskusi interaktif antara para ahli dan juga mahasiswa yang mengangkat isu isu strategis terkini yang diinisiasi oleh Departemen Kajian Strategis BEM KM FK UNAND. Minggu, (9/3/2025). Foto : Arsip Panitia FMB

Dengan demikian, diharapkan acara ini dapat memfasilitasi masyarakat dalam menanggapi isu dengan menyalurkan aspirasi kritis melalui diskusi interaktif sehingga dapat memberikan wawasan baru dan menemukan solusi dari isu Program Makan Bergizi Gratis. Realisasi program MBG memiliki banyak manfaat apabila terlaksana secara efektif seperti terciptanya lapangan kerja baru, siswa yang lebih produktif dan berprestasi karena tercukupinya kebutuhan nutrisi untuk belajar dan membantu mendorong sektor jasa serta memberdayakan UMKM. Besar harapan selanjutnya, program ini dapat terealisasi dan dapat menjangkau sasaran yang ditargetkan.


Reporter : Nasyanda Balqis

Comments


BROCA.png (1).jpg

UKM JURNALISTIK BROCA BEM KM FK UNAND

MENUJU INTELEKTUALITAS MASYARAKAT KAMPUS

  • alt.text.label.Instagram
  • Youtube
  • Spotify
bottom of page